Pelajari Pasar Cryptocurrency Bitcoin Saat Ini

Teknatekno.com – Salah satu aspek untuk memperoleh investasi finansial di masa depan adalah berinvestasi. Seorang investor harus dapat mempelajari pasar cryptocurrency bitcoin serta meramalkan keinginan pasar saat berinvestasi.

Bitcoin adalah salah satu jenis investasi saat ini yang semakin populer. Bitcoin adalah mata uang digital yang didasarkan pada kriptografi. Mata uang virtual ini dapat digunakan untuk melakukan transaksi dan investasi online. Bitcoin telah melampaui harga 850 juta per chip pada 24 Oktober 2021.

Bitcoin memiliki kapitalisasi pasar sebesar 16.380 triliun rupiah saat ini. Total pasokan bitcoin yang beredar adalah 18.852.712 bitcoin, dengan volume global sebesar 387,89 triliun rupiah.

Tertarik Untuk Menginvestasikan Investasi Cryptocurrency? Berikut Daftar Nilai Mata Uang Kripto

Berikut Daftar Nilai Mata Uang Kripto

  1. Bitcoin – Rp. 859.673.147
  2. Ethereum – Rp. 57.692.482
  3. Tether – Rp. 14.112
  4. Binance Coin – Rp. 6.765.590
  5. Compound – Rp. 4.450.063
  6. Chainlink – Rp. 427.032
  7. Synthetix – Rp. 137.473

Harga yang tertera di atas terakhir diperbarui pada pukul 18.02 WIB pada tanggal 24 Oktober 2021. Harga di pasar cryptocurrency bitcoin dapat berfluktuasi setiap saat karena keadaan penawaran dan permintaan. Menurut beberapa analis, harga Bitcoin akan terus tumbuh hingga akhir tahun 2022.

Harga pasar cryptocurrency bitcoin di masa depan, menurut Anthony Pompliano, pendiri dan mitra Morgan Creek Digital, akan menjadi Rp. 3.557.700.000/Koin pada tahun 2022. BTC akan bernilai Rp. 2.419.236.000 per koin pada tahun 2022, menurut analis Bloomberg Mike McGlone.

Kesimpulan:

Bitcoin telah melampaui harga 850 juta per chip per 24 Oktober 2021. Total pasokan bitcoin yang beredar adalah 18.852.712 bitcoin, dengan volume global 387,89 triliun rupiah. Mata uang virtual ini dapat digunakan untuk melakukan transaksi dan investasi online. Seorang investor harus dapat mempelajari pasar serta meramalkan keinginan pasar saat berinvestasi.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button