Perhatikan Kripto Shiba Inu Berikut Ini Untuk Investasi

Kripto Shiba Inu

Teknatekno.com – Para pecinta token kripto SHIBarmy, atau Kripto Shiba Inu (SHIB) tidak menginginkan Kamis malam (4/11/2021), karena token dengan emblem anjing Jepang tersebut telah mengalami penjualan besar lebih dari 30% pada tahun sebelumnya. Ini adalah penurunan terbesar dalam satu hari sejak September.

Harga token SHIB yang merupakan token meme idola baru untuk dealer aset kripto, anjlok 33,53 persen dalam waktu 24 jam ke harga US$ 0,00004333, menurut statistik Coinmarketcap, Kamis (4/11/2021) pukul 23.05 WIB.

Kenyataannya, ‘killer dogecoin’ koin kripto meme anjing-logo lainnya telah mencapai harga US$ 0,00006593 pada hari yang sama. Harga token SHIB belum pulih hingga pukul 06.23 WIB Jumat pagi (5/11/2021), saat diperdagangkan pada US$ 0,00004865, turun 15,92 persen dari hari sebelumnya.

SHIB sekarang diperdagangkan pada harga yang lebih rendah dari minggu lalu, ketika mencapai tertinggi sepanjang masa US$ 0,000088. Kapitalisasi pasar SHIB meningkat 15,78% menjadi US$ 26,84 miliar. Namun, dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan meningkat 75,83% menjadi US$ 11,47 miliar. Token SHIB masih berada di antara 11 aset kripto teratas saat ini.

Penurunan harga token SHIB menyebabkan keributan pasar semalam, menyebabkan beberapa pemegang token digital panik. Meskipun, seperti pendiri situs berita crypto Gokhshtein Media David Gokhshtein, ada beberapa pedagang yang tetap antusias membeli token dengan harga murah (beli dengan harga murah).

Jatuhnya harga token yang dikeluarkan secara anonim pada Agustus tahun lalu dikaitkan oleh sejumlah pakar kripto dan media dengan paus SHIB (pemegang token besar) memindahkan kepemilikan substansial mereka ke alamat yang berbeda.

Kripto Shiba Inu

Whale SHIB menggeser 40 triliun SHIB senilai sekitar US$ 2,8 miliar ke empat alamat terpisah pada Jumat (11/5), menurut data Coindesk. Menurut Coindesk, tidak ada bukti lebih lanjut bahwa paus SHIB bergerak untuk menjual token di pasar terbuka. Tom Robinson, spesialis forensik blockchain, mengatakan hal yang sama kepada Bloomberg, Kamis (4/11).

“Kemarin, empat transaksi muncul dari akun itu, masing-masing mengirimkan SHIB US$695 juta ke rekening terpisah, dengan total US$2,78 miliar. Tidak terlalu banyak untuk mereka yang membeli SHIB di Uniswap sekitar setahun yang lalu.”

Dapat dimengerti bahwa para pedagang prihatin dengan berita itu. Saat token mengalir ke bursa yang terkendali, harga SHIB anjlok.

Dino Ibisbegovic, seorang analis pasar di Santiment, mengatakan kepada CoinDesk, “Tampaknya ada peningkatan penjualan SHIB.”

Menurut Ibisbegovic, 1,36 triliun SHIB tambahan memasuki bursa terpusat dalam 24 jam terakhir, sementara jumlah alamat setoran SHIB mencapai 1.641 pada Rabu waktu AS, naik 142 persen sejak 1 November.

Pertukaran terpusat dapat dianggap sebagai perantara atau pihak ketiga yang memfasilitasi perdagangan. Ini melayani tujuan yang sama seperti ketika konsumen mempercayai bank dengan uang mereka.

Karena semakin banyak token yang dapat diakses di bursa, lonjakan alamat deposit token ke bursa terpusat, menurut Santiment, mungkin menunjukkan tekanan jual jangka pendek yang meningkat.

Sementara itu, setelah mencapai puncaknya sekitar 107.000 pada 28 Oktober, jumlah alamat unik yang terlibat dengan token SHIB telah turun 66,1 persen.

Ada 53.546 alamat yang berinteraksi dengan SHIB untuk pertama kalinya pada 28 Oktober. Namun, jumlah alamat baru dengan SHIB telah turun lebih dari 64% hari ini.

Dalam Seminggu Terakhir, Antusiasme Mereda

Selanjutnya pada Selasa (2/11) WIB, terjadi crash atau penurunan harga token yang terinspirasi dari serial Netflix populer Squid Game (SQUID) yang anjlok secara signifikan. Padahal sebelumnya, harga bitcoin sempat naik 100.000 persen.

Pengguna mendeteksi perilaku aneh di dompet digital token, di mana informasi menunjukkan bahwa pembuat token dilaporkan telah membatalkan proyek game online sebelum disebarluaskan ke publik, menyebabkan koin SQUID mogok.

Pada kenyataannya, pencipta koin memiliki cukup waktu untuk mengubah uang investor menjadi token Binance Coin senilai sekitar US$ 2,5 juta.

Pencipta koin SQUID juga dikatakan memanfaatkan Tornado Cash untuk menyembunyikan data transaksi.

Selain berita mengenai pergerakan paus tersebut di atas, kemarin malam harga SHIB anjlok akibat pemberitaan tentang konsentrasi kepemilikan token SHIB.
Menurut Bloomberg, dengan total dompet SHIB (dompet atau pemegang aset) 872.382 pada kemarin (mengutip statistik Coinmarketcap), sepuluh pemegang Kripto Shiba Inu teratas memiliki 72 persen dari total.

Pemilik Satu Koin Atau Alamat Terbesar Memegang 41,3 Persen, Atau 410 Triliun SHIB

Sementara itu, persentase kepemilikan sepuluh besar pemegang SHIB turun menjadi 67,73 persen pada Jumat pagi. Selain itu, persentase kepemilikan 20 besar pemegang SHIB turun dari 75,69 persen pada Kamis sore menjadi 74,43 persen.

Selain berita tentang pergerakan paus yang disebutkan di atas, harga SHIB anjlok kemarin malam sebagai akibat dari berita tentang konsentrasi kepemilikan token SHIB.
Menurut Bloomberg, dengan total dompet SHIB (dompet atau pemegang aset) 872.382 pada kemarin (mengutip statistik Coinmarketcap), sepuluh pemegang Kripto Shiba Inu teratas memiliki 72 persen dari total.

41,3 persen, atau 410 triliun SHIB, dikendalikan oleh pemegang koin atau alamat terbesar.

Sementara itu, persentase kepemilikan sepuluh besar pemegang SHIB turun menjadi 67,73 persen pada Jumat pagi. Selain itu, persentase kepemilikan 20 besar pemegang SHIB turun dari 75,69 persen pada Kamis sore menjadi 74,43 persen.

Kesimpulan:

Harga token SHIB belum pulih hingga pukul 06.23 WIB Jumat pagi (5/11/2021), saat diperdagangkan pada US$ 0,00004865, turun 15,92 persen dari hari sebelumnya. Ini adalah penurunan terbesar dalam satu hari sejak September. Jumlah alamat deposit SHIB mencapai 1.641 pada Rabu waktu AS, naik 142 persen sejak 1 November.

Setelah mencapai puncaknya sekitar 107.000 pada 28 Oktober, jumlah alamat unik yang terlibat dengan token SHIB telah turun 66,1 persen. Pemilik satu koin atau alamat terbesar memegang 41,3 persen, atau 410 triliun SHIB.

Sepuluh pemegang Kripto Shiba Inu teratas memiliki 72 persen dari total. Pada kenyataannya, pencipta koin memiliki cukup waktu untuk mengubah uang investor menjadi token Binance Coin senilai sekitar US$ 2,5 juta.

Related Articles

Back to top button