Aplikasi Jual Beli Saham Android Terbaik dan Terdaftar OJK

Teknatekno.com – Hai Teknozen! Kali ini Teknatekno akan memeberikan kamu rekomendasi aplikasi jual beli saham yang terbaik dan juga terdaftar di OJK. Sebenarnya ada banyak aplikasi jual beli saham yang bisa kamu gunakan untuk membeli saham, dan yang terpenting, banyak di antaranya yang sangat ramah bagi pemula.

Jadi, untuk membeli saham kamu tidak perlu menyiapkan banyak uang, kamu bisa membeli saham mulai dari harga 10.000 rupiah di aplikasi jual beli saham berikut ini.

Aplikasi Jual Beli Saham di Android

Berikut daftar aplikasi jual beli saham terbaik untuk pemula yang bisa kamu gunakan. Bagi kamu yang tertarik untuk mulai berinvestasi, yuk cek daftarnya di bawah ini!

Stockbit

Stockbit adalah aplikasi jual beli saham pertama yang kami rekomendasikan. Aplikasi Stockbit awalnya adalah komunitas perdagangan saham atau social trading yang digagas dan dikembangkan oleh Sinarmas Sekuritas.

Forum ini memberikan beberapa keuntungan bagi para anggotanya, terutama kemungkinan untuk bertukar informasi tentang rekomendasi investasi yang baik.

Stockbit semakin terkenal karena saham itu sendiri adalah bagian dari investasi dan harganya sepenuhnya dipengaruhi oleh sentimen pasar, termasuk rumor dan berita. Investor ahli dan investor besar dapat berbagi wawasan pasar mereka dengan aplikasi Stockbit ini.

Tentu saja, informasi ini sangat penting bagi mereka yang baru memulai di dunia investasi. Meski informasi ini tidak 100% akurat, namun tetap bisa dipertimbangkan saat membeli saham. Secara bertahap, pengguna akhirnya dapat mendaftar, membuat akun, dan berbagi transaksi melalui aplikasi ini.

Aplikasi IPOT

IPOT atau Indo Premier Online Technology adalah aplikasi jual beli saham terbaik kedua. IPOT adalah aplikasi perdagangan online yang dioperasikan oleh PT Indo Premier Sekuritas, yang digunakan untuk berinvestasi di reksa dana, saham, dan ETF yang berfungsi penuh.

Mekanisme perdagangan IPOT, yang secara otomatis dapat mengeksekusi semua pesanan perdagangan saham dan harga yang kamu tetapkan sebelumnya, adalah fitur IPOT yang patut diperhatikan.

Dengan fitur ini, kamu tidak akan pernah melewatkan momen untuk membeli saham dengan harga yang kamu inginkan. Keuntungan utama lainnya dari IPOT adalah tidak ada setoran minimum saat membuka rekening saham.

Beberapa keunggulan lain dari aplikasi ipot ini adalah ketika kamu membuka rekening saham di aplikasi jual beli saham ini, tidak ada setoran minimum, kamu bisa berinvestasi dalam tim saham dan reksa dana dan masih banyak lagi fungsi lainnya.

Saat membuka rekening IPOT, jika kamu menggunakan rekening BCA sebagai rekening induk, maka rekening bank RDN kamu juga akan menggunakan rekening BCA. Pada saat yang sama, jika kamu menggunakan sesuatu yang lain, akun RDN kamu akan menggunakan Bank Permata.

Untuk biaya pemesanan ini, untuk penjualan, biaya 0,29 persen akan dibayarkan untuk setiap transaksi. Selain itu, akan dikenakan biaya pembelian saham sebesar 0,19 persen untuk setiap transaksi.

Aplikasi Ajaib

Aplikasi jual beli saham berikutnya adalah Ajaib. Meski dicap sebagai “pemain baru”, aplikasi yang dibuat pada 2018 ini langsung menarik perhatian investor.

Karena pesulap dengan kejam menggunakan aktor Korea Kim Sun-ho sebagai bintang iklan. Kim Sun Ho merupakan pemeran Han Jipyong dalam drama Korea Start Up yang juga sempat populer beberapa waktu lalu.

Aplikasi ini memiliki dua perusahaan, Ajaib Sekuritas dan Ajaib Reksa Dana. Jadi aplikasi ini memiliki dua pilihan investasi, yaitu reksa dana dan saham.

Dengan fitur ini, kamu tidak perlu lagi menggunakan dua aplikasi berbeda untuk berinvestasi saham dan reksa dana. Fitur lain dari aplikasi jual beli saham ini adalah layar atau antarmuka pengguna yang mudah dipahami bahkan untuk pemula.

Kemudian, seperti IPOT sebelumnya, Ajaib tidak menyiapkan setoran untuk membuka rekening. Ini berarti kamu bisa membuka akun tanpa dana dan akun saham dengan Agip.

Agip mengenakan biaya transaksi 0,25 persen/0,15 persen untuk transaksi di bawah Rp150 juta per hari. Namun, jika nilai transaksi kamu antara Rp150 juta hingga Rp1,5 miliar, beban penjualan akan turun menjadi 0,24 persen dan beban pembelian akan turun menjadi 0,14 persen.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

1 2 3Next page
Back to top button