PPN 11%: Begini Cara Update Aplikasi E-Faktur Versi 3.2

Teknatekno.com – Ditjen Pajak (DJP) sudah menyediakan patch aplikasi e-faktur versi 3.2 yang sudah mengakomodasi kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN).

Sehubungan dengan kebijakan pemerintah yang berlaku mulai 1 April 2022 yaitu kenaikan tarif PPN menjadi 11 persen, DJP melakukan release baru e-faktur versi 3.2.

Fitur Terbaru E-Faktur Versi 3.2

Seiring dengan adanya perubahan tarif PPN, DJP juga telah melakukan pembaharuan e-faktur yang terbaru, yaitu versi 3.2. Berikut adalah empat fitur terbaru pada e-faktur 3.2:

  • Adanya perubahan tarif per 1 April 2022 yaitu sebesar 11 persen.
  • Bisa menambahkan kode transaksi 05 untuk faktur pajak keluaran. Besaran tertentu dimuat dalam pasal 9(A) ayat 1 UU HPP.
  • Adanya penambahan kode transaksi terhadap faktur dokumen lain. Untuk besaran tertentu dimuat dalam pasal 9(A) ayat 1 UU HPP.
  • Terdapat bug fix nomor dokumen pendukung, terdapat trim pada kolom nomor dokumen pendukung.

Persiapan Sebelum Download

Bagi kamu yang ingin mendownloadnya, ada baiknya kalian perhatikan cara mendownloadnya terlebih dahulu agar tidak salah. Perhatikan langkah-langkah berikut ya!

  • Siapkan kuota data.
  • Lakukan backup database.
  • Jika perlu salin data base yang ada di folder data base pada aplikasi lama, selanjutnya jika aplikasi telah di update maka kalian bisa memindahkannya pada data base pada aplikasi e-faktur yang baru.

Cara Update E-Faktur Versi 3.1 ke E-Faktur Versi 3.2

Cara Update E-Faktur Versi 3.1 ke E-Faktur Versi 3.2

Setelah mengetahui beberapa fitur terbaru yang terdapat pada e-faktur 3.2, berikut adalah cara update e-faktur 3.2 yang bisa kamu ikuti.

Melalui Aplikasi E-Faktur Versi Lama

Untuk meng-update e-faktur versi lama ke versi terbaru, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Cara update e-faktur versi 3.2 lewat hp yang pertama adalah mengubah nama atau Rename Folder e-faktur lama yang kamu miliki. Kamu bisa mengubahnya dengan menambahkan kata “-old” pada folder tersebut atau yang lainnya.
  2. Langkah yang selanjutnya adalah dengan mengunduh dan juga meng-extract e-faktur. Namun, pastikan terlebih dulu jika folder kamu telah terpisah sehingga tidak menumpuk folder e-faktur yang lama. Sebagai contoh kamu bisa menambahkan kata “e-faktur v3.2 2022” atau yang lainnya. Cara ini bertujuan untuk membedakan e-faktur yang lama dengan versi yang terbaru.
  3. Menjalankan Etaxlnvoice.exe hingga tertera tulisan permintaan Registrasi, namun kamu bisa melewati tahapini. Jadi, kamu tidak perlu mengisinya terlebih dahulu.
  4. Kemudian salinlah folder ‘db’ yang terdapat pada e-faktur lama, kemudian pindahkan pada folder e-faktur yang terbaru dan telah ter-extract.
  5. Lalu kamu bisa mengklik EtaxlnvoiceUpd.exe yang terdapat pada e-faktur terbaru dan tunggu hingga proses selesai.
  6. Apabila sudah selesai, kamu bisa merename atau mengganti nama EtaxinvoiceUpd_OLD.exe.
  7. Selesai! Kamu sudah bisa menjalankan aplikasi e-faktur versi 3.2 seperti biasanya.

Melalui Website efaktur.pajak.go.id

Selain dengan cara di atas, kamu juga bisa memperbarui e-faktur 3.2 dengan cara yang lebih sederhana. Berikut adalah cara update e-faktur 3.2 melalui online:

  1. Masuk ke website efaktur.pajak.go.id.
  2. Lalu silahkan pilih versi aplikasi 3.2.
  3. Pilih aplikasi sesuai sistem operasi yang sedang kamu gunakan dengan klik Download Di Sini pada bagian kanan.
  4. Tunggu unduhan selesai.
  5. Selesai.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno mengenai cara update aplikasi e-faktur versi lama ke versi 3.2. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu ya!

Related Articles

Back to top button