20 Rekomendasi Aplikasi Pinjaman Online Resmi OJK

Teknatekno.com – Bagi kamu yang ingin melakukan pinjaman online, ada baiknya kamu berhati-hati dalam memilih aplikasi pinjaman online yang aman dan tentunya sudah resmi berizin di OJK.

Mengapa kita harus berhati-hati dalam memilih platform pinjaman online? Sebab, tidak semua platfoorm atau aplikasi dijamin keamanannya dan mengantongi izin resmi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Namun, kamu tidak perlu khawatir kebingungan saat memilihnya. Karena kali ini Teknatekno akan memberikan kamu beberapa rekomendasi aplikasi atau platform pinjaman online yang terbaik, terpercaya dan pastinya sudah terdaftar di OJK.

Apa itu Pinjaman Online

Apa itu Pinjaman Online?

Pinjaman online adalah fasilitas pinjam meminjam uang dari penyedia jasa keuangan yang menggunakan teknologi dalam proses aplikasinya.

Orang yang membutuhkan keuangan cepat tidak lagi harus pergi ke bank berkat pinjaman yang dapat diandalkan. Semua peraturan dan proses dipenuhi tanpa perlu pertemuan tatap muka.

Tak hanya itu, prosedur pengajuan pinjaman online pun sederhana dan tidak diperlukan agunan. Cukup buka situs web atau unduh aplikasi pinjaman terkemuka, dan kamu dapat memperoleh pinjaman cepat dalam waktu 24 jam dari mana saja dan kapan saja.

Penyedia pinjaman adalah perusahaan teknologi keuangan, juga dikenal sebagai fintech. Pemohon kredit dapat memberikan persyaratan pinjaman melalui email online. Wawancara kelayakan kredit, pada kenyataannya, dilakukan melalui telepon.

Daftar Pinjaman Online yang Terdaftar di OJK

Daftar Pinjaman Online yang Terdaftar di OJK

Ada berbagai platform dan aplikasi pinjol yang legal dan sudah resmi terdaftar di OJK, diantaranya sebagai berikut:

1. Singa

Singa adalah platform pinjaman online pertama yang terdaftar di OJK. Singa memiliki limit hingga Rp 6 juta dan tenor hingga 90 hari dengan nominal pembayaran pertama lebih besar dari cicilan berikutnya. Pinjaman di Singa, meskipun tidak flat, mudah dicairkan selama kita memiliki nilai kredit yang layak.

2. Indosaku

Indosaku merupakan salah satu pinjaman yang tidak memberikan potongan pencairan. Dana nasabah diterima sesuai dengan pilihan limit dan dapat dikembalikan dengan tenor hingga 90 hari. Indosaku adalah portal yang telah mendapatkan persetujuan resmi dari OJK selama bertahun-tahun.

3. Indodana

Indodana adalah salah satu platform pinjaman online berlisensi OJK yang menggunakan suku bunga yang cukup rendah, menawarkan dua produk keuangan, yaitu Dana Cicil dan Paylater. Dengan pilihan tenor mulai dari satu hingga dua belas bulan, tak heran jika rating pinjaman di aplikasi ini terbilang tinggi.

4. KTA Kilat

KTA Kilat adalah anggota Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), serta memiliki izin resmi dari OJK. Hal ini menjamin layanan KTA Kilat aman dan sistem pengisiannya benar-benar etis.

5. Kredit Pintar

Jumlah nasabah Kredit Pintar berjumlah ratusan dan telah terdaftar di OJK sejak tahun 2017. Kredit Pintar merupakan platform yang menawarkan pembayaran cicilan hingga 12 bulan.

6. Kredivo

Seperti halnya paylater, layanan pinjaman ini tidak hanya memiliki otorisasi resmi OJK, tetapi juga bekerja sama dengan sejumlah marketplace dan lembaga keuangan lainnya untuk menerima pembayaran cicilan. Inilah sebabnya, selain bunganya yang rendah, yang mendekati 0%, banyak orang yang tertarik memanfaatkan Kredivo.

7. Akulaku

Marketplace yang telah mendapat persetujuan OJK ini menawarkan produk reksa dana langsung bernama Akucicil. Aplikasi Akulaku menyediakan metode pembayaran langsung tanpa cicilan dengan tenor hanya 30 hari, dengan batasan mulai dari Rp 800.000 hingga Rp 3.000.000.

8. Easycash

Easycash adalah platform pinjaman Peer-to-Peer Lending (P2PL) yang diatur dan terdaftar di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam waktu 30 hari, platform ini akan memberikan peminjam dengan jumlah pinjaman mulai dari Rp 200 ribu menjadi Rp 1 juta.

9. AdaKami

Aplikasi AdaKami merupakan salah satu platform pinjaman tertua di Indonesia yang telah mendapatkan izin resmi dari OJK dan diawasi secara ketat oleh organisasi keuangan terkait lainnya. Hal ini yang membuat AdaKami memberikan batasan yang wajar dan tenor yang bervariasi hingga 12 bulan dalam praktiknya.

10. 360 Kredi

360 Kredi adalah platform pinjaman lain yang telah terdaftar di OJK dan memiliki izin resmi dari organisasi ini. Jangka waktu pinjaman di aplikasi ini tidak lebih dari 30 hari, dengan pilihan pembayaran setiap 14 hari dan nominal tetap. Ini menawarkan batas dan bunga murah.

Daftar Pinjol Resmi OJK

11. Maucash

Aplikasi pinjaman online milik PT Astra Welab ini memberikan pinjaman dengan bunga rendah dan jangka waktu hingga tiga bulan. Prosedur peminjaman di platform pinjaman online Maucash yang terdaftar OJK ini memakan waktu sekitar 15 menit.

12. Dana Bijak

Platform aman dengan suku bunga rendah dan berbagai tenor ini telah disetujui oleh OJK. Dana Bijak juga memberikan pinjaman melalui aplikasi pihak ketiga bernama Chili, yang juga terdaftar di OJK.

13. Julo

Julo merupakan aplikasi pinjol yang telah mendapat persetujuan dari OJK. Pinjaman di Julo maksimal Rp 500.000 hingga Rp 5.000.000 dan dapat dicicil setiap bulan hingga 12 bulan.

14. Solusiku

Solusiku adalah platform aplikasi berbasis mobile yang menawarkan layanan pinjaman dan disediakan oleh AFPI dan perusahaan fintech yang terdaftar di OJK. Solusiku menawarkan pinjaman maksimal hingga Rp 10 juta, jangka waktu pinjaman hingga tiga bulan, dan tingkat bunga rendah 2,75 persen.

15. Kredifazz

Kredifazz merupakan salah satu platform pinjaman online yang terdaftar di OJK milik Kredivo. Jadi kita tidak perlu khawatir tentang legalitas atau keamanan. Kredifazz sendiri memberikan pinjaman mulai dari Rp 2 juta menjadi Rp 5 juta dengan berbagai pilihan jangka waktu.

16. AdaPundi

AdaPundi, seperti kebanyakan platform pinjaman online yang terdaftar di OJK, juga merupakan anggota komunitas AFPI. AdaPundi kini memiliki layanan yang aman dan mekanisme penagihan yang etis.

17. KIMO

KIMO adalah nama aplikasi dari PT. Creative Mobile Adventure, penyedia layanan pinjaman berbasis teknologi informasi. KIMO merupakan aplikasi pinjaman online yang menawarkan dua produk kepada pelanggannya, yaitu SCF (Supply Chain Financing) dan IIF (Invoice Financing).

18. KlikAcc

KlikAcc adalah penyedia layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi yang terdaftar di OJK dan AFPI. KlikAcc adalah platform P2PL milik PT. Aman Cermat Fast yang berlokasi di Jakarta.

KlikAcc adalah aplikasi pinjaman online berbunga rendah dengan batas pinjaman hingga Rp2 miliar dan durasi hingga 12 bulan yang mempromosikan UMKM Indonesia menggunakan platform P2PL.

19. Pintek

Pintek adalah platform pinjaman pendidikan dengan tujuan mempromosikan perubahan pendidikan melalui inovasi keuangan.

Pintek adalah perusahaan financial technology (fintech) yang telah terdaftar di AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia) dan telah disetujui oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sebagai aplikasi pinjaman online.

20. Cairin

Cairin adalah platform peer-to-peer (P2P) dari bisnis fintech yang berspesialisasi dalam pembiayaan konsumen dan pinjaman tunai.

Cairin tersedia di Playstore dan dapat diunduh di smartphone untuk mengajukan pinjaman serta pencairan uang secara online tanpa perlu ke bank. Cairin menawarkan pinjaman hingga Rp 10 juta dengan jangka waktu hingga 6 bulan dan tingkat bunga 1,86 persen.

21. Rupiah Cepat

Salah satu aplikasi pinjam uang online lainnya yang resmi terdaftar di OJK adalah aplikasi Rupiah Cepat. Aplikasi ini menawarkan tenor pinjaman mulai dari 9 hari hingga 365 hari dengan suku bunga yang rendah maksimal 24 persen setiap tahunnya.

Keuntungan Menggunakan Pinjol

Keuntungan Menggunakan Pinjaman Online

Pinjaman online memudahkan banyak individu untuk meningkatkan situasi keuangan pribadi atau komersial mereka. Berikut ini adalah beberapa keuntungan memilih pinjaman online terbaik:

1. Prosedur Pengajuan Pinjaman Sederhana

Jika dibandingkan dengan pinjaman bank, prosedur pengajuan pinjaman online lebih sederhana karena memanfaatkan teknologi. Kamu tidak perlu pergi ke cabang bank lokal untuk mengajukan pinjaman karena semuanya dapat dilakukan secara online.

Kamu hanya membutuhkan smartphone dan koneksi internet untuk menyelesaikan aplikasi pinjaman online. Bahkan ada juga yang menyediakan layanan pembiayaan online langsung yang hanya membutuhkan KTP.

2. Syarat Pinjaman Online Cukup Mudah

Manfaat kedua dari pinjaman online adalah persyaratan dokumentasi yang sederhana karena pinjaman tunai adalah bisnis utama mereka. Berikut ini adalah syarat khusus yang disediakan oleh penyedia pinjaman online:

  1. Kepemilikan KTP (Kartu Identitas)
  2. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  3. Laporan laba rugi atau slip gaji
  4. Rekening tabungan

3. Tidak Diperlukan Jaminan

Mengapa prosedur distribusi begitu cepat? Karena tidak ada agunan yang diperlukan, tidak ada persyaratan untuk prosedur evaluasi aset yang harus diselesaikan pada awalnya.

Selanjutnya, semua data diberikan secara digital, memungkinkan pemrosesan yang cepat. Ketika kamu mengajukan pinjaman bank, kamu mungkin diminta untuk menjaminkan aset.

4. Pinjaman Cepat Dicairkan

Salah satu alasan utama individu mengajukan pinjaman online adalah karena uang pinjaman dapat dikeluarkan dalam beberapa hari. Beberapa bahkan menjamin pengiriman dalam waktu 24 jam. Jadi, jika kamu sedang terburu-buru dan ingin uang cepat, pinjaman online segera dicairkan dan tersedia untuk digunakan.

5. Bisa Digunakan Untuk Apa Saja

Pinjaman online, tidak seperti jenis pinjaman lainnya, dapat digunakan untuk tujuan apa pun, tidak hanya untuk membeli barang-barang tertentu. Seperti KPR yang dikhususkan untuk pembelian rumah, KKB yang dikhususkan untuk pembelian mobil, dan KUR yang dikhususkan untuk modal usaha.

Ini dapat digunakan untuk segala hal mulai dari perbaikan rumah hingga tagihan kuliah, pembayaran perawatan kesehatan, dan biaya pernikahan.

Resiko atau Bahaya Pinjol

Resiko atau Bahaya Pinjaman Online

Selain kemudahan mendapatkan bantuan keuangan melalui pinjaman, kita juga harus mengenali bahaya yang terlibat. Berikut adalah beberapa resiko yang terkait dengan pinjaman online.

1. Sistem Suku Bunga Kredit yang Lebih Tinggi

Berbeda dengan bunga pinjaman tanpa agunan bank yang menggunakan metode perhitungan bunga bulanan, pinjaman online tanpa agunan ini menggunakan sistem perhitungan bunga harian.

Memang jika kita memilih tenor pendek, bunga yang dikenakan akan cukup besar, namun jika kita mengambil tenor panjang, bunga yang dikenakan akan cukup berat.

Jadi, sebelum meminta pinjaman dalam bentuk apa pun, ada baiknya menyelesaikan matematika terlebih dahulu. Agar nantinya kamu bisa menghitung selisih bunga yang harus dibayarkan apakah kamu memilih tenor pendek atau panjang.

2. Batas Pinjaman Tidak Terlalu Besar

Jumlah pinjaman online kecil dibandingkan pinjaman bank dengan batas kredit hingga Rp 500 juta. Alasannya karena pinjaman online hanya bisa memberi kamu batas pinjaman Rp 20 juta. Alhasil, pinjaman ini sangat cocok bagi kamu yang membutuhkan dana dalam jumlah kecil dengan cepat.

3. Tenornya Tidak Terlalu Panjang.

Jangka waktu tenor yang diberikan oleh organisasi penyedia pinjaman online juga dipengaruhi oleh limit pinjaman yang tidak terlalu tinggi.

Biasanya, durasi tenor yang diberikan berkisar antara 10 hingga 180 hari. Hanya sebentar. Perlu diingat bahwa semakin panjang jangka waktunya, semakin tinggi pula bunga angsuran yang harus dibayar.

4. Tidak Semua Pinjol Dapat Dipercaya.

Pinjaman fintech online yang tersedia saat ini semakin banyak. Sayangnya, tidak semuanya bisa dipercaya atau memiliki kredibilitas tinggi. Alhasil, jika tidak hati-hati, pinjol ini cukup berbahaya.

Pada kenyataannya, kami sering mendengar tentang situasi penipuan yang melibatkan pinjaman online. Sebagai peringatan, kamu mungkin bertanya kepada kerabat yang telah menggunakan layanan pinjaman uang tunai tanpa insiden.

Ciri-Ciri Pinjaman Online yang Ilegal

Sebagian lembaga keuangan mungkin ada yang memberikan pinjaman online dengan tanpa memberikan syarat jaminan, sehingga para calon debitur bisa dengan mudah melakukan pinjaman online. Namun hal ini perlu untuk di waspadai.

Sebab, salah satu ciri perusahaan fintech yang ilegal adalah menawarkan berbagai kemudahan saat bertransaksi. Nah, bagi kamu yang masih belum mengetahui bagaimana cara membedakan platform yang legal dan ilegal seperti apa, berikut ciri-ciri pinjaman online yang ilegal:

  1. Memaksa nasabah untuk mentransfer uang terlebih dahulu
  2. Tidak ada alamat kantor atay call center yang jelas
  3. Tidak transparan terkait bunga dan biaya lainnya
  4. Meminta informasi pribadi nasabah
  5. Syarat pengajuan pinjaman terlalu mudah disetujui

FAQ Seputar Pinjaman Online

FAQ

Berikut ini pertanyaan seputar pinjaman online.

Bisakah Pinjol di Dua Aplikasi?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memperkuat kriteria penerapan fintech lending, yang terkadang disebut peer-to-peer lending. Hal ini dilakukan untuk mencegah debitur mengajukan dan menerima lebih dari satu aplikasi pinjaman, terlepas dari kemampuan mereka untuk membayar.

Kenapa Pinjaman Online Selalu di Tolak?

Biasanya, jumlah pembatasan ini ditentukan oleh faktor-faktor seperti pendapatan dan sebagainya. Ketika nominal pinjaman yang diberikan melebihi batas proyeksi penyedia pinjaman, aplikasi kemungkinan akan ditolak atau gagal.

Bagaimana Cara Mendapatkan Pinjaman Online Terbaik?

Kemudahan dalam mengajukan pinjaman dan kecepatan pencairannya menjadikan layanan keuangan ini sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Namun, ingatlah bahwa untuk menerima pinjaman online terbaik untuk kebutuhan kamu, perusahaan fintech pilihan kamu harus memberikan suku bunga pinjaman yang lebih murah.

Kesimpulan

Demikianlah informasi dari Teknatekno seputar rekomendasi aplikasi pinjaman online yang terbaik, legal dan pastinya sudah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya.

Related Articles

Back to top button