Cara Pembayaran Rupiah Cepat Update Terlengkap

Teknatekno.com – Bagi kamu yang menggunakan aplikasi Rupiah Cepat sebagai alternatif untuk meminjam uang secara online, kamu juga harus mengetahui cara atau metode pembayaran di aplikasi Rupiah Cepat.

Jika kamu telat membayar atau bahkan mengabaikannya, maka kamu akan menghadapi beberapa resiko yang tidak kamu inginkan. Untuk itu, Teknatekno sudah menyiapkan beberapa cara dalam membayar tagihan atau angsuran di Rupiah Cepat.

Metode Pembayaran Rupiah Cepat

5 Metode Pembayaran Rupiah Cepat yang Mudah

Ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk melunasi angsuran Rupiah Cepat. Sebelumnya kamu perlu mengetahui nomor akun virtual Rupiah Cepat terlebih dahulu dengan cara:

  1. Buka aplikasi Rupiah Cepat kamu di ponsel.
  2. Setelah itu pilih menu Akun Saya atau Cara Pembayaran pada halaman utama.
  3. Selanjutnya akan muncul nomor akun virtual atau kode pembayaran yang bisa kamu catat untuk proses pembayaran.

Setelah mengetahui nomor akun virtual atau kode pembayaran tersebut, kamu bisa mengikuti beberapa langkah dibawah ini untuk melunasi cicilan kamu di Rupiah Cepat:

1. Melalui M-Banking BNI

Metode pembayaran Rupiah Cepat yang pertama yaitu melalui M-banking BNI. Jika kamu sudah memiliki rekening M-banking BNI, kamu dapat membayar tagihan di Rupiah Cepat dengan mengikuti prosedur di bawah ini:

  1. Login ke aplikasi M-banking BNI terlebih dahulu.
  2. Setelah berhasil login, ada beberapa pilihan menu yang bisa dipilih. Pilih menu “Transfer”.
  3. Kemudian, pada menu transfer, cari opsi berjudul “Virtual Account Billing”, dan pilih.
  4. Jika sudah, masukkan saja kode pembayaran atau Virtual Account Rupiah Cepat dan klik “Lanju”.
  5. Setelah itu, kamu akan diarahkan ke layar validasi di mana kamu harus memasukkan jumlah pembayaran dan kata sandi transaksi.
  6. Jika semuanya sudah akurat, cukup klik “Lanjut” untuk menyelesaikan prosedur pembayaran.

2. Melalui ATM BRI

Bagi peminjam Rupiah Cepat yang ingin memanfaatkan ATM BRI untuk melakukan pembayaran, silahkan simak penjelasannya berikut ini:

  1. Kunjungi mesin ATM BRI terdekat
  2. Masukan kartu ATM BRI dan pilih bahasanya.
  3. Setelah itu, masukkan nomor PIN secara akurat.
  4. Jika sudah, masuk ke menu pilihan di layar ATM dan pilih “Transaksi Lain”.
  5. Kemudian pilih “Lainnya”, diikuti dengan menu “Pembayaran”.
  6. Kemudian klik “Lainnya” dan kemudian pilih “BRIVA.”
  7. Selanjutnya tinggal masukan nomor VA atau kode pembayaran kamu dan pastikan pembayarannya berhasil.

3. Melalui Aplikasi OVO

Bagi yang sudah memiliki akun OVO dapat menggunakan aplikasi ini untuk melakukan pembayaran Rupiah Cepat. Namun, sebelum melanjutkan ke transaksi pembayaran, pastikan nomor telepon yang terdaftar di aplikasi Rupiah Cepat dan nomor telepon yang terdaftar di akun OVO adalah sama.

Jika sudah sama, kamu hanya perlu melakukan pembayaran melalui OVO dengan cara-cara di bawah ini:

  1. Pertama, masuk ke aplikasi Rupiah Cepat.
  2. Kemudian, di bawah opsi “Rumah”, pilih “OVO” sebagai metode pembayaran kamu.
  3. Jika ya, akan muncul pesan yang meminta kamu untuk membuka akun OVO dan mengonfirmasi pembayaran.
  4. Kemudian, cukup buka aplikasi OVO, dan informasi pembayaran akan ditampilkan.
  5. Setelah itu, tinggal pilih opsi pembayaran, seperti OVO Cash atau OVO Points, berdasarkan preferensi peminjam.
  6. Setelah memilih salah satu alternatif tersebut, tinggal klik “Bayar”, dan prosedur pelunasan angsuran Rupiah Cepat melalui OVO selesai.

4. Melalui Aplikasi DANA

Peminjam yang telah memiliki akun DANA dapat menggunakannya untuk membayar cicilan di Rupiah Cepat. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Silahkan login terlebih dahulu ke aplikasi DANA.
  2. Kemudian klik “Akun Saya”.
  3. Selanjutnya, pilih kirim ke Rekening Bank.
  4. Kemudian tambahkan informasi bank lengkap seperti Nama Bank, Nama Peminjam, dan Nomor Rekening atau nomor VA Rupiah Cepat.
  5. Kemudian masukkan jumlah pembayaran.
  6. Setelah itu, klik “Konfirmasi” untuk menyelesaikan transaksi.

5. Melalui Gerai Alfamart

Alfamart menawarkan metode pembayaran Rupiah yang cepat. Metode ini sangat cocok bagi kamu yang tidak memiliki akses ke aplikasi lain untuk membayar tagihan di Rupiah Cepat. Silahkan simak caranya di bawah ini:

  1. Kunjungi gerai Alfamart terdekat
  2. Kalau sudah di Alfamart, sampaikan ke kasir bahwa kamu ingin membayar Rupiah Cepat.
  3. Untuk tata cara pembayaran, kasir biasanya akan meminta kode pembayaran atau nomor akun virtual Rupiah Cepat.
  4. Setelah memasukkan nomor akun virtual atau kode pembayaran, maka kasir akan memproses pembayaran dan memberi tahu kamu jumlah total yang harus dibayar setelah prosedur selesai.
  5. Langkah terakhir adalah membayar sesuai instruksi petugas kasir Alfamart.

Resiko Tidak Membayar atau Menunda Tagihan Rupiah Cepat

Resiko Tidak Membayar atau Menunda Tagihan Rupiah Cepat

Jika kamu tidak berencana untuk membayar kembali pinjaman yang diajukan sebelumnya, kamu harus menerima resiko yang mungkin dihadapi selanjutnya. Berikut ini beberapa resiko tidak bayar Rupiah Cepat yang harus kamu ketahui:

1. Dikenakan Denda Keterlambatan

Menurut situs resminya, konsumen harus melakukan pembayaran pinjaman dengan jangka waktu dan nominal yang ditentukan oleh Rupiah Cepat.

Apabila konsumen kemudian mengalami keterlambatan pembayaran maka pinjaman tersebut akan dikenakan sanksi berupa denda 0,8% per hari, seperti yang penulis pelajari dari rupiahcepat.co.id.

Bagaimana cara mengetahui berapa denda Rupiah Cepat? kamu cukup menggunakan program Rupiah Cepat untuk melihatnya. Nanti di halaman utama, kamu akan melihat notifikasi atau informasi tagihan, serta denda yang harus dibayarkan nantinya.

2. Bunga Semakin Menumpuk

Tidak dibayarnya tagihan pinjaman Rupiah Cepat mengakibatkan tidak hanya denda tetapi juga beban bunga yang menumpuk. Akibatnya, jumlah total yang harus dibayar kliennya akan lebih tinggi dari sebelumnya. Mungkin bisa berkali-kali lipat dari jumlah yang kamu berikan di aplikasi ini.

Rupiah Cepat cukup kompetitif jika dibandingkan dengan pinjaman online lainnya. Jika kamu tidak membayar tagihan kamu atau terlambat dengan angsuran pinjaman kamu, kamu harus membayarnya secara keseluruhan, bukan tunggakan.

3. Akun Rupiah Cepat Terblokir

Bahaya kedua dari tidak membayar Rupiah Cepat adalah jika kamu tidak membayar pembayaran pinjaman kamu atau terlambat membayar, Rupiah Cepat dapat dengan cepat memblokir akun kamu.

Bahkan jika akun kamu diblokir, ini akan menurunkan skor kredit kamu di masa mendatang. Nasabah juga harus membayar pembayaran pinjaman agar pinjaman dapat diselesaikan.

4. Dihubungi ke Kontak Darurat

Saat pertama kali menggunakan program Rupiah Cepat dan ingin mengajukan pinjaman, kamu harus memberikan informasi kontak darurat seperti teman, keluarga, istri, dan sebagainya.

Alasan diminta untuk mengisi formulir kontak darurat ini adalah untuk meninggalkan pesan kepada pemilik nomor jika pelanggan tidak dapat dihubungi, tidak menjawab dengan benar, atau kehilangan komunikasi.

Parahnya, pemilik nomor kontak darurat tersebut akan resah karena akan dihubungi oleh Rapid Rupiah setiap saat, bahkan setiap menit. Baik itu melalui WhatsApp, SMS, telepon, atau media sosial, nomor kontak darurat dapat diakses.

5. Ditagih Debt Collector

Jika kamu masih menolak untuk membayar tagihan setelah didekati, Rupiah Cepat akan menggunakan jasa Debt Collector untuk membuat tagihan. Namun, Debt Collector biasanya akan menghubungi kamu terlebih dahulu melalui telepon di nomor yang diberikan atau melalui WhatsApp.

Debt Collector kemudian akan secara pribadi mengunjungi lokasi rumah yang kamu berikan sebelumnya untuk meminta pinjaman melalui aplikasi ini. Tergantung pada sikap kamu, prosedur penagihan dapat dilakukan dengan lembut atau brutal, jadi bantulah atau minta lebih banyak waktu untuk mengembalikan pinjaman.

6. Masuk Blacklist SLIK OJK

Jika kamu enggan membayar utang yang dipinjam dalam Rupiah Cepat, kamu pasti akan masuk dalam daftar hitam SLIK OJK OJK atau BI Checking.

Jika kamu diblokir, riwayat kredit kamu akan memburuk dan kamu tidak akan dapat memberikan pinjaman ke bank atau bisnis keuangan Indonesia seperti Akulaku, Home Credit, dan sebagainya.

Diperlukan setidaknya 1 hingga 2 tahun untuk menghapus nama-nama dari daftar hitam SLIK OJK. Akibatnya, sangat disarankan untuk membayar tagihan tepat waktu; bahkan jika kamu memiliki penundaan, lebih baik untuk terus melunasi pinjaman.

7. Berurusan dengan Hukum

Bahaya terakhir dari gagal bayar Rupiah Cepat adalah tidak mampu menghadapi hukum atau penguasa, karena Rupiah Cepat memiliki kekuatan hukum. Tentu saja, beberapa dari kamu tidak ingin hal ini terjadi karena akan memperburuk situasi dan berujung pada penahanan.

Meski masuk penjara karena tidak membayar tagihan Rupiah Rapid belum pernah terjadi, namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi di masa depan.

FAQ Rupiah Cepat

FAQ

Berikut pertanyaan seputar aplikasi Rupiah Cepat.

Apakah Rupiah Cepat Bisa Naik Limit?

Rupiah Cepat bisa memberikan kenaikkan limit akun otomatis dan bukan pemegang akun yang mengajukan. Adapun keputusan naik limit otomatis ini ditentukan oleh kebijakan Rupiah Cepat.

Berapa Bunga Pinjaman Rupiah Cepat?

Rupiah Cepat adalah salah satu platform pinjaman online yang resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memberikan bunga pinjaman harian sebesar 0,4 persen.

Berapa Pinjaman Pertama di Rupiah Cepat?

Aplikasi Rupiah Cepat memberikan pinjaman mulai dari Rp 600.000 hingga Rp 5.000.000 dengan jangka waktu hingga 3 bulan.

Baca Juga:

20 Rekomendasi Aplikasi Pinjaman Online Resmi OJK
Review Kredit Pintar Pinjol Bunga Rendah Legal OJK
Review Aplikasi Indodana, Pinjaman Online Tanpa Jaminan

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan dari Teknatekno seputar cara bayar tagihan aplikasi Rupiah Cepat serta resiko yang akan dihadapi jika telat membayar tagihan. Semoga infromasi diatas bisa bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel Teknatekno.com Lainnya di Google News

Back to top button