Mengenal Aplikasi Belanja Online Shopee di Indonesia

Teknatekno.com – Siapa yang tidak kenal dengan aplikasi belanja online Shopee? Coba cek smartphone Anda, apakah aplikasi dengan huruf S oranye sudah diinstal? Jika iya, mungkin Anda adalah salah satu pengguna platform terpopuler di Indonesia.

Shopee merupakan salah satu platform marketplace digital dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Menurut studi iPrice, Shopee merupakan aplikasi dengan pengguna aktif bulanan dan paling banyak diunduh di Indonesia pada tahun 2020.

Meningkatnya minat masyarakat untuk melakukan pembelian secara online selama masa wabah membuat Shopee terus merambah lini bisnisnya. Dulu, Shopee hanya berkonsentrasi pada layanan marketplace, menghubungkan merchant dan pembeli melalui satu aplikasi, saat ini perusahaan yang memiliki induk perusahaan di Singapura kini memiliki bisnis pesan-antar makanan dan layanan pengiriman sendiri.

Dengan begitu, Shopee memiliki semua layanan yang dibutuhkan dalam transaksi marketplace: platform jual beli, mekanisme pembayaran, hingga layanan pengiriman. Semuanya dimiliki oleh Shopee sendiri. Shopee kini menjadi salah satu rival marketplace besar lainnya di Indonesia, terutama Tokopedia.

Apa Saja Lini Bisnis Yang Ada Di Aplikasi Belanja Online Shopee Di Indonesia?

Pasar Shopee

Yang pertama tentu saja Shopee sebagai marketplace. Bisnis inti Shopee sejak awal adalah sebagai marketplace yang menghubungkan vendor dan pembeli melalui satu platform.

Pertama kali diluncurkan di Singapura pada tahun 2015, Shopee pertama kali berperan dalam menghubungkan konsumen dengan transaksi konsumen. Namun, seiring dengan ekspansi industri, Shopee kini memberikan pendekatan business-to-consumer.

Strategi business to consumer khususnya disediakan di platform ShopeeMall yang menampilkan perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia bahkan dunia. Di tengah wabah Covid-19, keinginan masyarakat untuk berbelanja secara online semakin meroket. Ini juga bagus untuk Shopee.

Apa Saja Lini Bisnis Shopee Di Indonesia_

Pada Maret 2021, Shopee melaporkan persentase traffic sebesar 29,7 persen di berbagai marketplace di Indonesia. Sepanjang Januari-Maret 2021, Shopee juga mencatat 117 juta kunjungan bulanan dengan 35,74 pengunjung unik per bulan.

Melalui Shopee, pelanggan dapat menemukan berbagai jenis barang untuk dibeli, mulai dari pakaian, gadget, peralatan rumah tangga, elektronik, kesehatan, hingga pembelian voucher game atau pembayaran utang.

Bagaimana persaingan Shopee dengan marketplace lain? Simak ulasannya dalam artikel berikut ini: GoTo Merger dan Lanskap Baru Kompetisi Ekonomi Digital Indonesia.

ShopeePay

ShopeePay adalah fitur layanan uang elektronik atau dompet digital yang dapat dimanfaatkan untuk pembayaran transaksi online menggunakan aplikasi Shopee. ShopeePay juga dapat digunakan untuk transaksi offline di sejumlah retailer yang bekerja sama dengan Shopee. Hanya saja, refund untuk transaksi offline ditawarkan melalui poin di aplikasi Shopee.

Sejak pertama kali diluncurkan pada Agustus 2020 di Indonesia, ShopeePay telah menjalin kerja sama dengan jutaan pelaku bisnis online dan offline sehingga transaksi dapat dilakukan secara digital. Hingga pertengahan tahun 2021, pembayaran offline menggunakan ShopeePay dapat dilakukan di lebih dari 500 kota/kabupaten di Indonesia.

Transaksi menggunakan ShopeePay tentunya berkembang pesat. Di penghujung tahun 2020, Shopee mencatat bahwa 45 persen transaksi di Shopee Indonesia memanfaatkan fungsi ShopeePay. Keberadaan ShopeePay meramaikan persaingan antar dompet digital di Indonesia.

1 2Next page

Related Articles

Back to top button